Biography

Blog Pemuda Kanan, blog yang muncul dengan keajaiban The Power Of Ujug-ujug. Yah ujug-ujug ada inspirasi, ujug-ujug ingin menulis, dan ujug-ujug ingin ditampilkan dalam sebuah Blog.

Right Youth Blog, a blog that comes with the magic of The Power Of Ujug-ujug *Javanese (suddenly). Well, ujug-ujug have inspiration, ujug-ujug want to write, and ujug-ujug want to appear in a Blog

Pemuda Kanan nama yang dipilih karena dengan mendahulukan yang kanan maka semuanya akan menjadi lebih baik, tak terbatas ruang dan waktu, tapi dengan hasil yang positif tentunya.

Right Youth Blog name was chosen for name this blog, because by giving priority to the right, then everything will be better. Infinite space and time, but of course with positive results.

Semua ini tidak lepas dari hobi yang dimiliki sang pemilik blog ini yang dari kecil suka menggambar atau melukis, dan kemudian membuat puisi saat mulai duduk di bangku sekolah menengah pertama. Kebiasaan menulis puisi ini terus berlanjut hingga ke jenjang sekolah menengah atas. Pada masa SMA inilah kemampuan itu meningkat dari sekedar menulis puisi, mulai menulis cerpen, hingga mempunyai mading (majalah dinding) pribadi di rumah, dan bahkan pernah menciptakan lagu.

All this can not be separated from the hobby owner of this blog who like to draw since childhood, and then make a poems while in junior high school. Habit of writing poetry has continued up to the high school level. At this high school has risen from just the ability to write poetry, began writing short stories, to have a private bulletin board at home, and even creating a song.

Blog ini merupakan blog yang kesekian yang dibuat selama ini. Penulis berharap ini sudah yang terakhir, yang pastinya dengan konsistensi pada blog ini. Yah dengan konsisten maka sesuatu akan berkembang, karena sesuatu yang besar itu berasal dari sesuatu yang kecil. Tulisan yang ada disini merupakan dari apa yang dilihat dan dirasakan, baik suka duka, senang dan susah, semuanya dituangkan dengan bahasa yang santai.

This blog is a blog that was created from the umpteenth time. The author hopes this is the last one, which must have the consistency on this blog. well consistently then things will evolve, because something big was coming from something small. All posts here are from the experience seen and felt, both ups and downs, happy and sad, it was written with a casual exposure.

Tanpa berpanjang lebar.. Salam kenal dan terima kasih buat yang telah singgah diblog ini, serta berharap anda mau meninggalkan jejak berupa komentar-komentar yang positif.

Finally.. Pleased to meet you and thanks for visiting this blog, and i hope you want leave the impression of positive comments.

Salam Kreatifitas Tanpa Batas.

Greetings Creativity Without Boundaries.

-PEMUDA KANAN-

-(Right Youth)-

Content

.: Kraton Jogjakarta & Museum Kereta :.

May 26, 2011 0 comments
Nah masih di Jogja nih...
aku udah nggak sabar mau ke Kraton nah akhirnyaaaaaaa..............
Tak bisa ku ungkapkan dengan kata-kata. Fotonya aja yah hehehehehe :)

Di halaman Kraton Kesultanan Jogjakarta...

Bagian dalamnya nih...


Nah dari Kraton lanjut naik Becak ke Musim Kereta. Di musium kereta ini berisi semua kereta yang digunakan oleh Kesultanan Djogjakarta.

Nah ini dia kereta utamanya....

Tetep foto-foto maning :)

Pengen ke Jogja lagi ah...... Jadi ingat lagu om Katon :)

.: Jogja-jogja :.

0 comments
Akhirnyaaaaaaaa............. JOGJA aku datang....
Setelah sekian lama ingin ke Jogja bahkan hingga terbawa ke alam mimpi, akhirnya aku di Jogja juga.
Namun sayang sekali nggak sempat foto di Malioboro, tapi yang penting beli kaos di Malioboro hehehehhee....

Pokonya puaslah jalan-jalan muter-muter keliling Jogja mulai dari Tugu, Malioboro, Pasar Bringharjo, Malioboro Mall, Mesjid Agung, Kraton, sampai Musium Kereta hehehhehe :)

Foto dulu ah di depan Benteng Vredeburg. Benteng ini peninggalan Belanda.

Deket meriamnya londo :)

Diorama masuknya tentara Jepang di Jogjakarta dengan latar belakang Tugu.

Nah dari Benteng Vredeburg lalu makan siang di Malioboro Mall lalu lanjut buat sholat di Mesjid Agung.

Nah ini dia foto di Mesjid Agung.

Foto di teras Mesjid Agung :)

Nah dari sini lanjut ke Keraton Jogja.. :)

.: Cimori Resto Puncak :.

0 comments
Asyikkk liburan di puncak juga hehehehehehe......
Nah sebelum pulang lagi ke Ibukota, rombongan pada mampir dulu buat mengisi bahan bakar karena perut udah keroncongan.

Dan dipilihlah sebuah resto yang terkenal di sini yaitu CIMORI RESTO, yang terkenal dengan olahan susu sapinya..... OK BRO nih dia oleh-olehnya :)

Nah ini dia Cimori Resto ^_^

Meja-meja tempat makannya....

Pemandangan gunungnya mantapsss.....

Taman bermain anak-anak juga ada nih, rame malah..

Taman bermain anak-anak, eh ada patung sapi :)

Nah ini nih kalo di foto dari bawah :)

Makanan ku heheheheh...

Nggak jauh-jauh dari jus alpuket..

Walau di puncak dingin tetep aja makan es krim :)
Ini nih kesibukan para pelayan Cimori :)

.: Kerupuk Ikan SUPER JUMBO :.

Mar 22, 2011 0 comments
Nah waktu ane mau maen ke puncak kebetulan mampir dulu di daerah Cibubur. Begitu turun dari mobil ternyata ada yang jualan kerupuk, tapi kerupuk ini bener-bener unik karena ukurannya SUPER JUMBO. Kalau begini besarnya, sekeluarga juga nggak habis sekali makan. Nah ini dia fotonya...
Kerupuk super jumbo, bayangin aja tas ane kalah besar hehehehe :)

Kerupuknya GEDE BENERRRR.......

.: Cipularang KM 106 :.

Feb 24, 2011 0 comments
Dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta kali ini diwarnai insiden, travel yang aku tumpangi harus menepi ke jalan karena kebocoran oli. Tadinya sih waktu didalam travel kirain kabut masuk mobil, wah-wah nggak taunya mobil udah berasap ckckckckc.... Dan ini terjadi setelah keluar pintu tol Padalarang.

Nah karena jarang-jarang bisa berhenti dijalan tol, ya foto2 dulu ah suasana senja di KM 106 Tol Cipularang.
Cipularang KM 106
Cipularang KM 106
Kendaraan yang melintas di tol Cipularang KM 106 Arah Bandung - Jakarta
Senja di Cipularang KM 106
Alhasil karena insiden ini terpaksa harus menunggu mobil pengganti dari Bandung, dan alhasil juga nyampe di Jakarta jam 9 Malam, padahal dari Bandung setengah 5 sore. hmmmm.... Ya nikmati sajalah...

.: Di Tarogong Garut :.

0 comments
Tanggal 19 Februari kemarin aku kembali mejejakkan kaki ku di Kota Dodol (Gaya Jejak Petualang), setelah naik bus selama 2 jam dari kota Bandung akhirnya tibalah aku di Tarogong. Daerah Tarogong ini  merupakan gerbang kota Garut. Daerah Tarogong ini ditandai dengan adanya Monumen Adipura dan Mesjid Besar Tarogong. Nah ini dia fotonya,
Monumen Adipura Garut

Mesjid Besar Tarogong Garut



.: 8 Miliuner Muda Berbagi Tips Kesuksesan :.

Feb 22, 2011 0 comments
Setiap tahunnya, beberapa orang berhasil menjadi miliuner baru. Kebanyakan dari mereka adalah warga negara Amerika. Yang lebih mencengangkan lagi, sebagian dari mereka sudah menjadi miliuner bahkan saat masih menjadi anak sekolahan. Visi, kecerdasan, dan keteguhan adalah 3 dari beberapa hal yang membuat mereka berhasil. Apa kata mereka mengenai keberhasilan yang mereka raih? Siapa tahu bisa Anda jadikan pegangan juga untuk menjalani rencana Anda menjadi wirausahawan:

Mark Zuckerberg

Di tahun 2007, ketika berusia 23 tahun, pria ini mengembangkan sebuah sistem yang kini sangat terkenal,Facebook. Dalam sekejap, ia menjadi salah satu miliuner paling kenamaan. Belum lagi namanya makin melambung setelah kisah suksesnya diabadikan dalam film "Social Network". Pria ini memandang bahwa anak-anak muda itu kreatif dan memiliki kecerdasan. Ia punya harapan tinggi 
terhadap anak-anak muda.

Michael Dell

Di usia 19, Dell keluar dari kuliahnya di University of Texas tak lama setelah ia memulai sebuah perusahaan komputer yang menjual langsung kepada konsumen dengan harga yang lebih rendah ketimbang pesaing di ritel. Begitu ia mencapai usia 24 tahun, perusahaan yang dikenal dengan Dell memiliki pemasukan sekitar 258 juta dollar AS.

Nasihat dari pria yang kini berusia 45 tahun itu untuk para wirausahawan, "Anda harus memiliki gairah terhadap usaha Anda. Saya rasa orang-orang yang mencari ide-ide besar di luar sana untuk mendapatkan uang tidak sesukses orang-orang yang mencaritahu apa gairahnya yang terdalam untuk kemudian dibuat menjadi usaha."

Catherine Cook

Sekarang Catherine Cook sudah berusia 20 tahun, dan selama 2 tahun terakhir ia sudah menjadi miliuner. Ia, bersama kakaknya, David dan Geoff memulai sebuah situs jejaring sosial yang populer di antara remaja Amerika, namanya myYearbook saat mereka masih duduk di bangku sekolah.

Nasihatnya bagi para pengusaha muda, "Berhentilah berpikir dan mulailah melakukan. Saat masih muda adalah waktu paling tepat untuk memulai usaha, karena belum ada tanggung jawab yang harus didapuk seperti saat seseorang mencapai usia dewasa. Yang paling parah bisa terjadi adalah Anda gagal. Tetapi Anda bisa belajar dari kegagalan dan mengubahnya menjadi keberhasilan di upaya berikutnya."

Sean Belnick

Di usia 16, Sean sudah menjadi miliuner dengan cara menjual kursi-kursi kantor lewat online, di situs BizChair.com. Sambil menjalaninya, ia melanjutkan pendidikan di Emory University's Goizueta Business School. Kini ia sudah mencapai usia 23 tahun.

"Tak pernah ada kata memulai terlalu cepat. Ada begitu banyak informasi yang hebat di internet. Lakukan riset dan cari cara untuk mencari tahu apa yang ingin Anda lakukan," saran Sean.

Jermaine Griggs

Pria yang kini berusia 27 tahun ini berhasil menjadi miliuner di usia 23 tahun dengan mengejar gairahnya untuk menjadi guru musik. Situsnya, HearAndPlay.com didesain untuk membantu orang belajar memainkan piano, gitar, dan drum tanpa perlu membaca not balok. Lebih dari 2 juta pelajar mengunduh pelajarannya setiap tahun.

Kata-kata yang ia sampaikan buat para pemula, "Mengertilah kekuatan penjualan, jangan hanya mengerti siapa Anda dan ide Anda. Pelajari bisnisnya. Pelajari bagaimana orang-orang sebelum Anda berhasil menjalaninya, cari pula orang-orang yang memiliki mimpi serta aspirasi yang sama dengan Anda."

Matt Mickiewicz

Di usia 22, ia berhasil mencapai gelar miliuner lewat 3 situs yang ia ciptakan; SitePoint, 99Designs, dan Flippa.com. Menurut Mickiewicz, internet memberikan para wirausahawan umpan balik yang langsung kepada para pelanggan, membuatnya jadi lebih murah untuk mengetes dan meluncurkan ide. Nasihatnya untuk para pengusaha muda, "Orang yang mengatakan bahwa dibutuhkan modal besar untuk mencetak banyak uang hanyalah orang yang mencari-cari alasan. Ciptakan nilai besar untuk orang lain dengan menyediakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya."

Juliett Brindak

Di usia 19 tahun, wanita ini sudah mencetak diri menjadi miliuner. Ia mulai menggambar tokoh-tokoh remaja perempuan sejak usia 10 tahun. Kemudian, ia menggunakan karakter-karakter tersebut dalam situsnya, MissO and Friends. Nasihatnya untuk para pemula, "Isi tim Anda dengan orang-orang yang percaya pada ide Anda. Jika ada yang mulai meragukan perusahaan Anda sebaiknya segera disingkirkan."

Cameron Johnsonn


Di usia 9 tahun, ia mulai membuat perusahaan pembuatan kartu ucapan di rumahnya. Di usia 12, ia membantu saudarinya yang membuat koleksi Beanie Baby dan meraih untung sekitar 50 ribu dollar AS. Kini, di usia 25 tahun, ia sudah berhasil meluncurkan lebih dari puluhan situs. Ia bahkan memiliki acara televisi sendiri di BBC, bertajuk, "Beat the Boss".

Nasihatnya untuk yang ingin memulai usaha sendiri, "Mulailah bergerak. Lakukan sesuatu, mulai dari kecil. Semakin kecil modalnya, semakin mudah untuk mendapatkan keuntungan. Ciptakan nilai lebih untuk orang lain, dan Anda akan mendapatkan hasil lebih."


.: Tabungan dan Investasi yang Lebih Aman dari Bank :.

Feb 4, 2011 0 comments
Investasi Paling Aman Sesuai Al-Qur"an dan Sunnah

Selama ini kita menabung di bank untuk mengamankan uang kita agar tidak berkurang dan tidak hilang dicuri orang. Kita mendepositokan uang kita ke bank dengan tujuan untuk memperbanyak harta, memperoleh keuntungan. Bank selama ini diyakini sebagai institusi yang paling aman untuk investasi dan sebagai tempat menyimpan uang. Tapi kenyataannya ?

Islam sebagai agama yang hak dan sempurna telah memberikan petunjuk terbaik untuk mengamankan harta dan memperbanyak harta, tapi sayang banyak dari kita tidak mengetahui dan kalaupun tahu banyak yang tidak meyakininya, padahal yang berjanji untuk mengamankan uang dan memberi kuntungan yang banyak tersebut adalah Allah Rob Semesta Alam yang Maha Kaya yang Menguasai Perbendaharaan Alam Semesta.

Kita lebih yakin dengan janji-janji yang dikeluarkan oleh bank yang dipimpin oleh manusia-manusia yg lemah, sedangkan janji - janji Allah hanya diakui sebatas konsep di forum-forum diskusi agama belum sampai tahap penerapan dikehidupan sehari-hari secara menyeluruh.

Solusi yang ditawarkan Islam adalah "Sedekah" (yaitu menafkahkan harta dijalan Allah), ya yakinlah bahwa sedekah akan :
1. Mengamankan harta kita (lebih aman dari menyimpan uang di bank), harta tidak akan berkurang sedikitpun karena sedekah,
2. Sedekah akan memperbanyak harta kita (ratusan kali lipat lebih lebih baik dari bunga deposito).

Kebenaran ini didukung oleh hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya :
"Tiga hal yang aku bersumpah atas ketiganya;
1. Tidak berkurang harta karena shodaqoh,
2. Tidak teraniaya seorang hamba dengan aniaya yang ia sabar atasnya, melainkan Alalah Azza Wajalla menambahkan kemuliaan, dan
3. Tidak membuka seorang hamba pintu permintaan melainkan Allah membuka atasnya pintu kefakiran"
(HR Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (Al-Baqarah: 245).

"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) dan Maha Mengetahui." (Al-Baqarah: 261).


Sebaliknya, mereka yang merasa bahwa bunga bank lebih baik dan lebih melipatgandakan uang maka sesungguhnya mereka telah tertipu, mereka tidak menyadari bahwa harta mereka akan musnah cepat atau lambat.

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa" (Al-Baqarah: 276).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
"Tiada pagi hari, melainkan ada dua malaikat yang turun, kemudian salah satunya berkata (berdo’a) : "Ya Allah, berilah pengganti bagi orang yang berinfak", sedangkan yang lain berdo’a :"Ya Allah, timpakanlah kepada orang yang kikir (tidak berinfak) kehancuran" (Muttafaqun alaih)

Zakat = Asuransi Islami
Selain mengeluarkan sedekah yang sunnah, hendaknya kita juga memperhatikan zakat maal yang wajib kita keluarkan, pelajari cara perhitungan dan nisabnya agar harta kita bersih dari hak fakir miskin. Zakat merupakan pelindung harta kita, insyaAllah dengan mengerluakan zakat maka harta kita akan terlindung dari berbagai musibah, kehilangan dan kerusakan, sehingga tidak lagi diperlukan asuransi harta benda.
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, yang artinya, :
“Bentengilah harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah, dan hadapilah cobaan dengan do’a.” (HR. Al Baihaqi dan Thabrani, dishahihkan Syaikh Al Albani).


Kisah Seorang Petani yang Sukses
Ini adalah kisah tentang seorang petani yang shalih yang dikisahkan dari sebuah hadits Abu Hurairah rodhiyallohu anhu dari nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda:

"Ketika ada seorang sedang berjalan di sebuah padang yang luas tak berair, tiba-tiba dia mendengar suara dari awan (mendung), "Siramilah kebun si fulan!" maka awan itu menepi (menjauh) lalu mengguyurkan airnya di tanah bebatuan hitam.
Ternyata ada saluran air dari saluran-saluran itu yang telah penuh dengan air. Maka ia menelusuri (mengikuti) air itu. Ternyata ada seorang laki-laki yang berada di kebunnya sedang mengarahkan air dengan cangkulnya.
Kemudian dia bertanya, "Wahai hamba Allah, siapakah nama anda?" dia menjawab, "Fulan".
Sebuah nama yang didengar dari awan tadi. Kemudian orang itu balik bertanya, "Mengapa anda menenyakan namaku?" dia menjawab, "Saya mendengar suara dari awan yang ini adalah airnya, mengatakan Siramilah kebun si fulan! yaitu nama anda. Maka apakah yang telah anda kerjakan dalam kebun ini?"
Dia menjawab, "Karena anda telah mengatakan hal ini maka akan saya ceritakan bahwa saya memperhitungkan (membagi) apa yang dihasilkan oleh kebun ini; sepertiganya saya sedekahkan; sepertiganya lagi saya makan bersama keluarga dan sepertiganya lagi saya kembalikan lagi ke kebun (ditanam kembali)". HR. Muslim


Dalam riwayat lain disebutkan:
Dan aku jadikan sepertiganya untuk orang-orang miskin dan peminta-minta serta ibnu sabil (orang yang sedang dalam perjalanan).

Penutup

Berhati-hatilah dalam beramal, janganlah kita berlaku riya, ingin dipuji atau sekedar mengharapkan balasan dunia yang dijanjikan Allah dari amal2 tersebut (yaitu murni mengharap balasan dunia), beramalah karena iman kepada Allah, ikhlas karena Allah semata, karena jika kita murni mengharapkan balasan dunia maka kita tidak mendapatkan bagian diakhirat.

"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Huud: 15-16).

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Al- Baqarah:264)

Semoga bermanfaat!

.: Kisah Sukses Pengusaha Bob Sadino :.

0 comments
Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.
Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.
Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.
Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.
Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.
Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.
Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.
Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.
Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.

Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.
Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.
Anak Guru
Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.
Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.
Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”
Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.
”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.
Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.
Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.

.: Yuk Jadi Pengusaha By Sandiaga S. Uno :.

0 comments
Dalam satu tahun terakhir sering saya dengar atau temui anak-anak muda yang mulai mendapatkan penghasilan tambahan atau istilahnya "side job" dengan melakukan beragam hal yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya. Mulai menjadi penerjemah buku, laporan tahunan perusahaan atau product manual dari beragam brand terkenal. Selain itu juga ada yang menjadi graphic designer atau "konsultan" beragam kebutuhan perusahaan seperti disain, komunikasi, atau sebagai penyelenggara acara (event organiser).

Yang lebih mengesankan lagi semua itu dikerjakan dari mal, cafe, coffee shop atau internet cafe. Bahkan rumah dan warnet pun semakin ditinggalkan sebagai tempat bekerja. Yang menjadi klien mulai dari keluarga, sahabat atau kerabat dekat.

Banyak dari anak-anak muda tersebut yang masih menyelesaikan kuliah. Tidak sedikit juga yang baru mulai bekerja di perusahaan-perusahaan konsultan asing bergengsi di Jakarta dan Surabaya.
Sangat dinamis, sangat penuh gairah dan sangat cerah masa depan dari anak-anak muda tersebut. Kombinasi antara working hard, working smart dan playing hard semakin bergeser dari tren musiman menjadi gaya hidup.

Kalau keadaan ini terus berlangsung bahkan terus ditingkatkan, dapat dipastikan bahwa prospek bisnis dan perekonomian Indonesia juga semakin cerah.

Fenomena ini membuktikan bahwa banyak bakat yang tidak lagi terpendam yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia. Fenomena ini juga membuktikan bahwa generasi yang lebih tua atau setidaknya lebih senior semakin ?terbiasa? mempercayakan pekerjaan yang cukup penting kepada generasi muda yang minim namun haus pengalaman. Yang penting adalah keberanian untuk memulai dan mencoba serta komitmen yang tinggi terhadap kualitas dan tenggat waktu.

Bagi saya dan rekan-rekan pengusaha muda, fenomena ini sangat kami syukuri. Bukan apa-apa, mereka dapat benar-benar memenuhi beragam kebutuhan usaha yang tadinya hanya dilayani oleh konsultan asing yang harganya tidak murah dan hasilnya sering kali kurang memuaskan. Walaupun masih bersifat informal, kompetisi sudah mulai tampak bahkan meningkat di antara para ?side-jobers?.

Mungkin tidak lama lagi sebagian dari mereka akan mulai mendirikan perusahaannya sendiri dan perlahan-lahan menjadi sekumpulan pengusaha muda yang kreatif, haus pengalaman dan tentunya haus akan keberhasilan. Saat itu, harga mereka tidak akan semurah yang mereka tawarkan sekarang.

Tapi tidak apa-apa. Lebih ?sreg? rasanya membayar agak lebih mahal kepada sesama pengusaha nasional yang masih muda-muda, dibandingkan perusahaan besar, apalagi perusahan asing. Mari menjadi juara di negeri sendiri. Yuk jadi pengusaha!

Sandiaga S. Uno
Direktur Utama Saratoga Capital


Sumber : http://ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur-mind/144-sandiaga-s-uno/4348-yuk-jadi-pengusaha.html

.: Prinsip - Prinsip Bisnis Rasulullah :.

0 comments
Konsep perniagaan dalam Islam amat luas, tidak hanya terbatas pada
pencapaian material saja tetapi merupakan ibadah Fardhu Kifayah yang
dituntut Allah swt. Dalam melakukan ibadah ini manusia jangan
melakukan perbuatan yang mencemarkan kesuciannya. Jadi mereka harus
melakukannya dalam batas-batas yang telah ditetapkan oleh Islam.
(Syeikh Abod dan Zamry Abdul Kadir, 1991: 291). Nabi Muhammad telah
meletakkan dasar-dasar moral, manajemen dan etos kerja mendahului
zamannya dalam melakukan perniagaan. Dasar-dasar etika dan manajemen
bisnis tersebut telah mendapat legitimasi keagamaan setelah beliau
diangkat menjadi Nabi. Prinsip-prinsip etika bisnis yang diwariskan
semakin mendapat pembenaran akademisi dipenghujung abad ke-20 atau
awal abad ke-21. Prinsip bisnis modern, seperti tujuan pelanggan,
pelayanan yang unggul, kompetensi, efisiensi, transparansi, semuanya
telah menjadi gambaran pribadi dan etika bisnis Nabi Muhammad SAW
ketika ia masih muda. (Yafie, 2003: 11-12).

Ada beberapa prinsip dan konsep yang melatarbelakangi keberhasilan
Rasulullah SAW dalam bisnis, prinsip-prinsip itu intinya merupakan
fundamental Human Etic atau sikap-sikap dasar manusiawi yang menunjang
keberhasilan seseorang. Menurut Abu Mukhaladun (1994:14-15) bahwa
prinsip-prinsip Rasulullah meliputi Shiddiq, Amanah dan fatanah.
Prinsip-prinsip itu adalah:

1. Shiddiq

Rasulullah telah melarang pebisnis melakukan perbuatan yang tidak
baik, seperti beberapa hal dibawah ini.

a. Larangan tidak menepati janji yang telah disepakati.

Ubadah bin Al Samit menyatakan bahwa Nabi SAW bersabda:
"berikanlah
kepadaku enam jaminan dari kamu, aku menjamin surga untuk kamu: 1)
berlaku benar manakala kamu berbicara, 2) tepatlah manakala kamu
berjanji…"
(HR. Imam Ahmad dikutip dari Syeikh Abod dan Zamry Abdul
Kadir, 1991: 102)

b. Larangan menutupi cacat atau aib barang yang dijual.

Apabila kamu menjual, katakanlah: "tidak ada penipuan". (HR. Imam
Bukhari dari Abdullah bin Umar r.a. dikutip dari Yusanto dan Muhammad
K.W, 2002:112)

Tidak termasuk umat Nabi Muhammad seorang penjual yang melakukan
penipuan dan tidak halal rezki yang ia peroleh dari hasil penipuan.

Bukanlah termasuk umatku, orang yang melakukan penipuan. 
(HR. Ibnu
Majah dan Abu Dawud melalui Abu Hurairah dikutip Yusanto dan Muhammad
K.W, 2002:112)

Tidak halal bagi seseorang menjual sesuatu, melainkan hendaknya dia
menerangkan kekurangan (cacat) yang ada pada barang itu. 
(HR. Ahmad
dikutip dari Alma, 1994: 62)

c. Larangan membeli barang dari orang awam sebelum masuk ke pasar.

Rasulullah telah melarang perhadangan barang yang dibawa (dari luar
kota). Apabila seseorang menghadang lalu membelinya maka pemilik
barang ada hak khiyar (menuntut balik/membatalkan) apabila ia telah
sampai ke pasar (dan merasa tertipu). 
(Al-Hadits dikutip dari Alma,
1994: 70)

Rasulullah telah melarang membeli barang dari orang luar atau desa
dikarenakan akan terjadi ketidakpuasan, di mana pembeli akan membeli
dengan harga rendah dan akan dijual di pasar dengan harga tinggi
sehingga pembeli akan memperoleh untung yang banyak. Hal in merupakan
penipuan, padahal Rasulullah melarang bisnis yang ada unsur penipuannya.


Sedangkan larangan yang lainnya adalah larangan mengurangi timbangan
diterangkan dalam Al-Quran dalam surat Al-Muthaffifin ayat 1-6 sebagai
berikut:

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (yaitu) orang-orang
yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,
Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka
mengurangi. Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa Sesungguhnya
mereka akan dibangkitkan, Pada suatu hari yang besar, (yaitu) hari
(ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? 
(Al-Muthaffifin
: 1-6)

Dan kepada (penduduk) Mad-yan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. ia
berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu
selain Dia. dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan,
Sesungguhnya Aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (mampu) dan
Sesungguhnya Aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan
(kiamat)." 
(Huud: 84)

Penjual harus tegas dalam hal timbangan dan takaran. Mengenai ini Nabi
juga berkata yang artinya:

Tidak ada suatu kelompok yang mengurangi timbangan dan takaran tanpa
diganggu olah kerugian. 
(Al-Hadits, Dikutip dari Afzalurahman, 1997: 28)

Nabi berkata kepada pemilik timbangan dan takaran:

"Sesungguhnya kamu telah diberi kepercayaan dalam urusan yang membuat
bangsa-bangsa terdahulu sebelum kamu dimusnahkan". 
(Al-Hadist, dikutip
dari Afzalurahman, 1997: 28)

Apabila sikap Shiddiq dilakukan oleh pelaku bisnis maka praktek bisnis
jahiliyah tidak akan terjadi, perbuatan penipuan dan sebagainya akan
terhapus.

2. Amanah

Amanah berarti tidak mengurangi apa-apa yang tidak boleh dikurangi dan
sebaliknya tidak boleh ditambah, dalam hal in termasuk juga tidak
menambah harga jual yang telah ditentukan kecuali atas pengetahuan
pemilik barang. Maka seorang yang diberi Amanah harus benar-benar
menjaga dan memegang Amanah tersebut, ayat tersebut adalah sebagai
berikut:

Sesungguhnya kami Telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan
gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan
mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh
manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,
(Al-Ahzab: 72)

Rasulullah memerintahkan setiap muslim untuk selalu menjaga Amanah
yang diberikan kepadaNya. Sabda Nabi akan hal ini yang artinya:

Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah
berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. 
(HR. Ahmad dan Abu
Dawud dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 105)

Ubadah bin Al Samit menyatakan bahwa Nabi SAW bersabda:
"berikanlah kepadaku enam jaminan dari diri kamu, aku menjamin surga untuk kamu:
1) berlaku benar apabila kamu berbicara, 2) tepatlah manakala kamu
berjanji,
3) Tunaikanlah manakala kamu diamanahkan, 4) pejamkanlah mata kamu (dari yang di tengah),
5) peliharalah faraj kamu,
6) tahanlah tangan kamu". 
(HR. Imam Ahmad dikutip dari syeikh Abod dan
Zamry Abdul Kadir, 1991: 102)

Seseorang yang melanggar Amanah digambarkan oleh Rasulullah sebagai
orang yang tidak beriman. Bahkan lebih jauh lagi, Digambarkan sebagai
orang munafik. Sabda Nabi tentang hal ini:

Tidak beriman orang yang tidak memegang Amanah tidak ada agama orang
yang tidak menepati janji. 
(HR. Ad Dalimi Dikutip dari Yusanto dan
Muhammad K.W, 2002: 105)

Tanda orang munafik itu ada tiga macam: jika berbicara, ia berdusta;
jika berjanji, ia mengingkari; dan jika diberi kepercayaan, dia
khianat. 
(HR. Ahmad dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 105)

Seorang yang jujur dan amanah akan mendapatkan pahala dari Allah SWT
dan akan dimasukkan ke dalam surga bersama para Rasul dan orang yang
beriman, orang jujur seperti sabda Nabi SAW yang artinya:

Para pedagang yang jujur dan Amanah akan berada bersama para Rasul,
orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang jujur. Rizki Allah
terbesar pada (hambanya) ada dalam bisnis. 
(Al-Hadits dikutip dari
Raharjo, 1987: 17)

Sikap Amanah mutlak harus dimiliki oleh seorang pebisnis muslim. Sikap
Amanah diantaranya tidak melakukan penipuan, memakan riba, tidak
menzalimi, tidak melakukan suap, tidak memberikan hadiah yang
diharamkan, dan tidak memberikan komisi yang diharamkan. Hadis nabi
yang berkenaan dengan hal tersebut yang artinya:

a. Larangan memakan riba

Beliau (Nabi SAW) melaknat orang yang memakan riba, orang yang
menyerahkannya, para saksi serta pencatatnya. 
(HR. Ibnu Majah dari
Ibnu Mas'ud Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 112)

b. Larangan melakukan tindak kezaliman

Seorang muslim terhadap sesama muslim adalah haram: harta bendanya,
kehormatannya, dan jiwanya. 
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah Dikutip dari
Yusanto dan Muhammad K.W, 2000: 109)

c. Larangan melakukan suap

Laknat Allah terhadap penyuap dan penerima suap di dalam kekuasaan.
(HR. Imam Abu Dawud dari Hurairah Dikutip dari Yusanto dan Muhammad
K.W, 2002: 108)

Laknat Allah terhadap penyuap dan penerima suap. (HR. Imam Tirmidzi
dari Abdullah bin Amr Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 108)

d. Larangan memberikan hadiah haram

Hadiah yang diberikan pada penguasa adalah ghulul (perbuatan curang).
(HR. Imam Ahmad dan Al-Baihaqi dari Abu Hamid As-Sunnah Saidi dari
`Ibbadh; Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 108)

Hadiah yang diberikan kepada pejabat adalah suht (haram). (HR.
Al-Khatib dari Anas r.a, Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 108)

e. Larangan memberikan komisi yang haram

Rasulullah mengutusku ka Yaman (sebagai penguasa daerah). Setelah aku
berangkat, beliau SAW, mengutus orang menyusulku. Aku pulang kembali.
Rasulullah SAW, bertanya kepadaku, "tahukah engkau, mengapa kau
mengutus orang menyusulmu? "janganlah engkau mengambil sesuatu untuk
kepentinganmu sendiri tanpa seizinku. (jika hal itu kamu lakukan) itu
merupakan kecurangan, dan barang siapa berbuat curang pada hari kiamat
kelak dibangkitkan dalam keadaan memikul beban kecurangannya. Untuk
itulah, engkau aku panggil dan sekarang berangkatlah untuk melakukan
tugas pekerjaanmu. 
(HR. Imam Tirmidzi dari Mu'adz bin Jabal r.a,
Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 109)

Barang siapa yang kami pekerjakan untuk melakukan tugas dan kepadaNya
kami telah berikan rizki (yakni imbalan atas jerih payahnya) maka apa
yang diambil olehnya selain itu adalah suatu kecurangan. 
(HR. Imam Abu
Dawud Dikutip dari Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 109)

Sikap amanah mutlak harus dimiliki oleh seorang pebisnis muslim. Sikap
itu bisa dimiliki jika dia selalu menyadari bahwa apapun aktivitas
yang dilakukan termasuk pada saat ia bekerja selalu diketahui oleh
Allah SWT. Sikap amanah dapat diperkuat jika dia selalu meningkatkan
pemahaman Islamnya dan istiqamah menjalankan syariat Islam. Sikap
amanah juga dapat dibangun dengan jalan saling menasehati dalam
kebajikan serta mencegah berbagai penyimpangan yang terjadi. Sikap
amanh akan memberikan dampak positif bagi diri pelaku, perusahaan,
masyarakat, bahkan negara. Sebaliknya sikap tidak amanah (khianat)
tentu saja akan berdampak buruk.

3. Fathanah

Fathanah berarti cakap atau cerdas. Dalam hal ini Fathanah meliputi
dua unsur, yaitu:

a. Fathanah dalam hal administrasi/manajemen dagang, artinya
hal-hal yang berkenaan dengan aktivitas harus dicatat atau dibukukan
secara rapi agar tetap bisa menjaga Amanah dan sifat shiddiqnya.


Firman Allah SWT:

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara
tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. dan
hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar.
dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah
mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang
berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah
ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi
sedikitpun daripada hutangnya. jika yang berhutang itu orang yang
lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu
mengimlakkan, Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. dan
persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di
antaramu). jika tak ada dua orang lelaki, Maka (boleh) seorang lelaki
dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika
seorang lupa Maka yang seorang mengingatkannya. janganlah saksi-saksi
itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan
janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai
batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah
dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak
(menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika
mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu,
Maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. dan
persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan
saksi saling sulit menyulitkan. jika kamu lakukan (yang demikian),
Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. dan
bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha mengetahui
segala sesuatu. 
(Al Baqarah: 282)

b. Fathanah dalam hal menangkap selera pembeli yang berkaitan dengan barang maupun harta. 
Dalam hal fathanah ini Rasulullah
mencontohkan tidak mengambil untung yang terlalu tinggi dibanding
dengan saudagar lainya. Sehingga barang beliau cepat laku. (Abu
Mukhaladun, 1999: 15, syeikh Abod dan Zambry Abdul Kadir 1991:288).

Dengan demikian fathanah di sini berkaitan dengan strategi pemasaran
(kiat membangun citra). Menurut Afzalurahman (1997:168) kiat membangun
citra dari uswah Rasulullah SAW meliputi: penampilan, pelayanan,
persuasi dan pemuasan.

· Penampilan, tidak membohongi pelanggan, baik menyangkut
besaran (kuantitas) maupun kualitas. 
Hadits nabi tentang hal ini yang
artinya:

Apabila dilakukan penjualan, katakanlah: "tidak ada penipuan". (HR. Imam Bukhari dari Abdullah bin Umar r.a, dikutip dari Dikutip dari
Yusanto dan Muhammad K.W, 2002: 112)

Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang
merugikan; Dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. Dan janganlah
kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela
di muka bumi dengan membuat kerusakan; 
(Asy-Syu'ara: 181-183)

Tidak ada suatu kelompok yang merugikan timbangan dan takaran tapa
diganggu oleh kerugian. 
(Al-Hadits dikutip dari Afzalurahman, 1997: 28)

· Pelayanan, pelanggan yang tidak sanggup membayar kontan
hendaknya diberi tempo untuk melunasinya. Selanjutnya, pengampunan
(bila memungkinkan) hendaknya diberikan jika ia benar-benar tidak
sanggup membayarnya.

· Persuasi, menjauhi sumpah yang berlebihan dalam menjual suatu
barang. 

Hadits nabi tentang hal in yang artinya:

Sumpah dengan maksud melariskan barang dagangan adalah penghapus berkah. (HR. Bukhari dan Muslim dikutip dari Alma, 1994: 60)

· Pemuasan, hanya dengan kesempatan bersama, dengan suatu usulan dan penerimaan, penjualan akan sempurna.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta
sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang
berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu
membunuh dirimu; Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

(An Nisaa': 29)

Dengan demikian sikap fathanah ini sangat penting bagi pebisnis,
karena sikap fathanah ini berkaitan dengan marketing , keuntungan
bagaimana agar barang yang dijual cepat laku dan mendatangkan
keuntungan, bagaimana agar pembeli tertarik dan membeli barang tersebut.

HIKMAH

Dari penjelasan diatas bisa kita petik suatu pelajaran yang berharga
bahwa prinsip-prinsip bisnis Rasulullah saw adalah Shiddiq, Amanah dan
Fathanah. Shiddiq adalah Suatu sikap yang jujur dan selalu berbuat
baik dan menghindari perbuatan seperti tidak menepati janji yang belum
atau telah disepakati, menutupi cacat atau aib barang yang dijual dan
membeli barang dari orang awam sebelum masuk ke pasar. Sedangkan sifat
amanah adalah tidak mengurangi apa-apa yang tidak boleh dikurangi dan
sebaliknya tidak boleh ditambah, dalam hal ini termasuk juga tidak
menambah harga jual yang telah ditentukan kecuali atas pengetahuan
pemilik barang. Amanah berarti tidak melakukan penipuan, memakan riba,
tidak menzalimi, tidak melakukan suap, tidak memberikan hadiah yang
diharamkan, dan tidak memberikan komisi yang diharamkan. Fathanah
berarti cakap atau cerdas. Dalam hal ini Fathanah meliputi dua unsur:
Fathanah dalam hal administrasi/manajemen dagang dan Fathanah dalam
hal menangkap selera pembeli yang berkaitan dengan barang maupun
harta. Dengan demikian fathanah di sini berkaitan dengan strategi
pemasaran (kiat membangun citra). kiat membangun citra dari uswah
Rasulullah SAW meliputi: penampilan, pelayanan, persuasi dan pemuasan.